Kedamaian Sederhana
Tempatnya sangat jauh dari kesan mewah. Bahkan pesawat televisi pun tak ada di dalam kamar. Awalnya gw kaget juga: "Wah bakal gak tau perkembangan dunia luar nih!".
Tak lama gerimis turun, membuat hawa Bandung atas semakin dingin. Semula gw berniat untuk menghangatkan diri di balik selimut. Namun saat gw melihat keluar jendela, gw justru memutuskan untuk melanjutkan membuat tulisan (yang sudah 1 tahun gak kelar-kelar heheheh) di teras kamar.
Tetes air membuat rumput dan pepohonan di taman mungil depan kamar terlihat lebih segar dan hijau. Suasana yang sangat damai dan membuat hati tenang.
Menjelang ashar, gw mematikan notebook yang baterenya udah tiris banget. Karena listrik lagi mati, jadi gak bisa di-charge deh.
Gerimis sudah pamit, meninggalkan hawa yang kian sejuk. Gw melenggang keluar cottage, menuju jalan raya. Hmm sebuah kawasan yang rapi dan tertata. Di sana sini gw melihat perempuan berbusana muslim. Waaah, gak ada yang berani pake baju minim di kawasan ini ya? hehehhe. Pantesan banyak yang bilang pemandangan di sini "sejuk".
Karena waktu ashar tinggal hitungan menit, gw putuskan untuk mampir ke mesjid. Sambil menunggu kumandang adzan, gw memperhatikan suasana di sekitar mesjid. Ada yang sedang membaca Quran, ada yang baca buku, ada pula yang ngobrol-ngobrol (anak ABG heheh). Lalu pandangan gw terkunci pada seorang akhwat dengan jilbab oranye tua. Parasnya cantik dengan kulit putih bersih. Ia baru saja akan menginjakkan kaki ke teras mesjid, tapi urung karena terlebih dulu ia membereskan barisan sandal yang semberawut. Ia menatanya sangat rapi dan teratur, sehingga enak dilihat. Gak berantakan. Selain itu, caranya menata sendal akan memudahkan si pemilik menemukan sendalnya dan memudahkan pula untuk memakainya, karena sudah di posisikan dengan menghadap searah dengan si pemilik yang akan meninggalkan mesjid. Hmm…kalau cowok yang lihat "pemandangan" ini, siapa yang gak bakalan meleleh ya?
Usai pengajian singkat, gw berjalan menyusuri jalanan kecil yang ramai. Di kanan kiri, adalah toko-toko yang menawarkan berbagai barang bernuansa Islam. Wah gawat juga nih, bisa tergoda untuk ngeborong karena merasa aji mumpung hehehheeh kan susah lagi kalau sengaja nyari
bersambung…….:P