Archive for January, 2007

Hidup Penuh Kejutan

Thursday, January 25th, 2007

Siapa yang gak kaget, kalau tiba-tiba ada seseorang yang melamar via SMS? Apalagi jika seseorang tersebut adalah temen kuliah yang udah lama banget gak saling bertukar kabar. Gak ada angin, gak ada hujan…awalnya tanya kabar, eh kemudian mengajukan lamaran…pasti bikin kaget kan? heheheh…itulah yang lagi dialami salah satu sahabat gw saat ini.
Wajar kalau lo (gw yakin sahabat gw itu, baca blogs ini hehehe) kaget…tapi SWEET juga loh! Ya gak, guys?! ;)
Maybe (hope) he’s the right one….
Sister, jangan persulit urusan yang sudah dimudahkan Allah, ya…
Jangan mempersempit jalan yang telah dilapangkan Allah…
Gw yakin…proses ini bisa lo jalani tanpa mengganggu konsentrasi study lo! Amiiin :)
Berdoa…istikarah…mantapkan hati…luruskan niat…JENG JENG!
Gw ikhlas jadi the last lajanger from 5 of us! hehehhehe
Hmmmm…..hidup memang penuh kejutan ya?!
Hope the best 4 U, Sis! :)

Di Satu Bintang Aku Menanti

Tuesday, January 23rd, 2007

Menjadikan benda mati sebagai teman bicara…mungkin itu terasa agak aneh ya? Tapi itu sangat biasa dilakukan oleh anak kecil. Biasanya, mereka mengajak bicara boneka atau mainan lainnya, bahkan teman imajinasi yang hanya ada dalam penglihatan mereka sendiri.
Salah satu "teman" bicara waktu gw masih kecil adalah bintang. Gw sering duduk sendiri di teras loteng, untuk menemui dan ngobrol dengan teman istimewa gw tersebut. Banyak hal yang gw bicarakan, mulai kejadian yang gw alami hari itu, curhat tentang teman main, dan seringnya tentang kerinduan gw pada seseorang.
Dalam khayalan gw, seseorang tersebut juga melihat bintang yang sama. Karena katanya, bintang kan besaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaar sekali. Jadi, kalau gw lagi sedih, terutama rindu pada seseorang itu, makan bintanglah teman curhat gw. Karena melihat bintang yang sama, menurut gw, bintang bisa menyampaikan kerinduan gw pada orang tersebut. Kebiasaan ini masih berlanjut hingga gw SMA. Meski tentunya, saat itu gw udah tahu pasti jika bintang tak akan bisa menyampaikan isi hati kita pada seseorang. Tapi, kalau lagi melo bin melo….dan gak ada tempat yang terpercaya untuk diajak sharing, maka benda mati dianggap teman paling aman untuk menyimpan rahasia kan?
Dan bukan kebetulan, jika 2 hari lalu seseorang yang hampir seumur hidup gw rindukan itu, menelepon gw. Kami berbincang hangat meski agak canggung….finally. Lalu kemarin, tak sengaja gw mendengar salah satu lagu Naff (yang judulnya gw gak tahu). Salah satu penggalan liriknya: "di satu bintang aku menanti…"
Gw tersenyum….senyum bahagia. Mengenang, di satu bintang aku menanti seseorang, bahkan hampir seumur nafas :)

‘Met Tahun Baru

Saturday, January 20th, 2007

Hari baru

Semangat baru

Rencana baru….

Selamat tahun baru :)
Semoga tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Amin :)

Kadang

Friday, January 19th, 2007


Ia datang dan pergi sesukanya.

Tak pernah mengetuk atau pun pamit.

Kadang, hadirnya melarutkanku dalam
gempita.

Kadang
pula, membuatku sesak bernafas.

 

Tersenyumlah Perempuan

Tuesday, January 16th, 2007

Jangan menangis perempuan,

Dia tak layak kau tangisi.

Jangan menangis perempuan,

Karena dia sanggup tertawa dengan menoreh luka teramat dalam.

Jangan menangis perempuan,

Karena dia tak pantas menerima ketulusan kasihmu.

Telah kau temani dia berpuluh tahun dalam lapang dan sempit.

Telah kau pilih dia saat masih tertatih.

Kini, setelah dia bisa berlari kencang, dia lupa akan setiamu.

Jadi, patutkah engkau masih bertahan dalam sakit?

Tersenyumlah perempuan,

Karena esok matahari tetap menantimu terbit di timur.

Tersenyumlah perempuan,

Karena engkau tak akan pernah sendiri.

Tersenyumlah perempuan,

Karena Ia menyiapkan bingkisan indah untukmu. Selalu.

Sarkijul-ku

Tuesday, January 16th, 2007

Julia_lebaran4

Setahun lebih gak ketemu…duuuuuh rasanya kangen banget. Sudah seperti apa kamu sekarang? Pasti makin pinter, makin cantik, dan makin lucu! J 

Tadinya, ada harapan gw akan ketemu keponakan kesayangan gw di bulan Januari atau Februari ini. Tapi demi bisa berlebaran di Indonesia tahun ini, terpaksalah kakak sepupu gw (yang udah seperti kakak gw sendiri) mengundurkan rencana pulang kampungnya. Hik..hik…padahal kangen gw udah di ubun-ubun.

Ponakan gw bernama Julia Ishikawa. Tapi gw punya panggilan kesayangan buat dia, “Sarkijul“ hehehhe. Umurnya baru 4 tahun, tapi pikirannya udah jauh lebih dewasa dari anak-anak seusianya. Dia tuh cepet ngerti kalau dibilangin dan termasuk anak yang penurut meski pun bawelnya gak kJulia_lebaran3etulungan. Gw sering takjub saat melihat tingkah polahnya.

Bayangin aja, umur satu tahun, Julia udah bisa minum susu dari gelas dengan mengunakan sedotan (karena ibunya gak membiasakan dia minum susu pake dot, katanya gak bagus untuk pertumbuhan gigi). Trus, kalau mau tidur, dia gak rewel dan minta dikelonin. Jika ngantuk, dengan mulusnya dia tidur. Dan saat bangun tapi gak ada orang yang menemaninya di kamar, dia gak bakalan nangis. Dia akan bangun dan keluar kamar, mencari seseorang yang dia anggap “dekat“. Seperti tahun lalu, saat dia pulang ke Majalengka, dia tidur siang di kamar sendirian. Pas bangun, gak ada seorang pun di kamar. Dia turun dari tempat tidur dan nyamperin gw yang lagi nonton TV di ruang tengah, lalu memeluk gw. Sweet banget kan? Aaaaaa jadi makin kangen!

Terus, Julia itu bocah yang mandiri banget. Dia akan berusaha mencoba apa pun sendiri, jika tak bisa, baru deh minta tolong orang lain. Mulai dari pipis, pake baju, makan, minum, dll. Misalnya nih, pernah dia hendak minum yakult. Gw bermaksud membukakan tutupnya, tapi dia menolak. Dia mencoba membuka sendiri tutup botol yakult-nya. Tapi setelah mencoba sendiri dan ternyata gak bisa, barulah dia minta tolong gw. “Dozo!”, katanya sambil memberikan botol yakult sama gw.

KeistimeMukena2waan lainnya, meski Julia masih 4 tahun, tapi dia udah bisa 3 bahasa: Jepang, Inggris, dan Indonesia (kalah total deh gw hehehheheeh). Dulu sih dia masih belum bisa membedakan mana kosakata bahasa Inggris, mana yang Jepang, mana yang Indonesia. Makanya kalau ngomong dia suka campur sari. Yang  bingung adalah orang-orang yang dia ajak ngomong, termasuk gw. Alhasil, sedikit-sedikit gw belajar bahasa Jepang dari sensei cilik gw hahahhahaha!!! Tapi beberapa bulan belakangan, dia udah bisa membedakan ketiga bahasa tersebut. Malah udah bisa nyuruh mamanya ngomong pake bahasa Indonesia aja, karena katanya mama orang Indonesia. Sedang sama bapaknya, dia pake bahasa Jepang….weleh…weleh..!!!


Tapi selain anak yang penurut dan pinter, Julia juga anak yang super jahil! Waaaah, gw pernah beberapa kali dikerjain dia! Tapi kejahilan dia justru bikin gw tambah gemes. Misal nih, gw pernah nanya: “Julia sayang sama bibi Aty?“, dia jawab dengan gelengan kepala dan mimik jahil. Terus gw pasang muka sedih. Eeeh terus dia nyium pipi gw sambil senyum. Jadi terharu deh!

Ditambah lagi, dia anak yang sangat lincah dan energik! Baterainya alkaline bo!!! Ngasuh dia tuh bisa bikin kita gak perlu fitness selama sebulan. Apalagi kalau lagi nemenin dia main di kebun, ngejar-ngejar kelinci. Waaaaaaaah…..dijamin malamnya badan pegal linu hahahhahah!

Selain butuh energi ekstra untuk mengimbangi kelincahannya, kita juga musti punya energi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaannya. Julia tuh termasuk bocah yang cerdas dan kritis, sehingga banyak nanya dan gak pernah puas dengan jawaban singkat. Nanya, dijawab, nanya lagi, dijawab, masih nanya lagi….sampe sering bingung juga nyari jawabannya.

Aduuuuuuh Julia, bibi Aty sonoooooo pisan. Tapi hingga (insya Allah) lebaran nanti, gw musti puas melepas kangen hanya dengan ngobrol lewat telpon dan berkomunikasi di Yahoo Messenger. Yup! Kami sering chatting loh, meski hanya menggunakanKimono1
bahasa gambar, saling mengirim gambar dan ikon. Tapi itu udah bisa bikin gw seneeeeeng banget! Bahkan sangat mujarab untuk mengobati kepenatan dan stress karena kerjaan.

Miss U so, honey! muah..muah…

 

Adikku Udah Becal Ya :D

Sunday, January 14th, 2007

Pertengahan tahun 2006

"Teh, Yessy boleh pacaran gak?"

Si Teteh berusaha menjawab & menjelaskan…..

"Kalau misalnya Yessy suka, dia suka, gimana?"

Si Teteh kembali berusaha menjawab & menjelaskan….

—@@@—

Akhir tahun 2006

"Yessy yakin bisa ke sana sendiri? Naik angkot yang mana, udah tau?", si Teteh bertanya pada si adik yang hendak pergi ke Lembang sendirian, naik angkot (dari Bandung kota)….si Teteh merasa cemas.

-@-

"Teh, nanti ketemunya langsung di mesjid DT aja, ya? Biar gak telat ashar", tanya si adik dengan nada suara yang jauh lebih dewasa dari yang didengar si kakak beberapa minggu lalu.

Dan sore itu, kedua kakak beradik itu pun bertemu sesuai dengan tempat dan waktu yang disepakati. Si Teteh menuruni tangga mesjid, setelah menerima SMS dari si adik, memberitahu jika dia udah sampai di teras mesjid. Si Teteh lalu melihat si adik tengah duduk dengan anggun. Saat itulah si Teteh sadar…jika kini si adik sudah besar….sudah beranjak dewasa. _yse_luh

Sebagai kakak, sering kali kita melihat adik kita masih kecil ya? Apalagi jika beda usia kita cukup jauh. Kayak gw sama adik gw, yang selisih 9 tahun. Jadi, gw suka merasa dia masih SD heheheh….padahal sekarang dia udah kuliah. Sudah bisa diajak diskusi, curhat, bahkan tukar pendapat tentang masalah yang lumayan serius.

Waaaaah adik kecilku….kamu sudah besar ya :)

Aku Malu

Saturday, January 13th, 2007

Aku pernah menyakitiMu
Aku pernah ingkar janji padaMu
Aku pernah berburuk sangka padaMu
Aku pernah marah padaMu atas salahku sendiri
Aku bahkan pernah menjauh dariMu

Tapi Engkau masih saja disini
Terseyum
Memberi kehangatan
Membuatku damai
Melindungiku
Menyayangiku
Memaafkanku

Tuhan, aku malu
Kenapa aku tak pernah bisa membalas kebesaran cinta-Mu?
Tuhan, aku malu
Engkau selalu memberiku lebih dari yang aku beri

Disangka Anak Baru :D

Wednesday, January 10th, 2007

Rabu, 10 Januari 2007, Pusgiwa Teknik

“Kalian anak baru ya?”, dengan nada khas seorang senior, seorang perempuan bertanya pada gw dan Mila, saat kami melangkah keluar dari ruang RTC. Sesaat, gw menatap bingung cewek di depan gw. Lalu, seorang cewek lain, yang sebelumnya ngobrol dengan gw di ruang RTC, menyusul gw keluar ruangan seraya ngomong sama si cewek yang menyangka kami anak baru itu, “Eh ini anak RTC juga loh, angkatan ‘98”, sambil menunjuk ke arah gw. Kontan, wajah si cewek yang tadi mengira gw anak baru, langsung berubah.

Waaaaah makasih ya gw disangkain anak baru J 

Berarti gw masih ada tampang jadi mahasiswa angkatan 2005 or 2006 dong ya? hehehhehehe

BMW Kesayangan Nyokap

Monday, January 8th, 2007

Sejak kerja kantoran, sekitar tahun ‘81 or ‘82, nyokap gw bersahabat dengan kendaraan BMW, yang setia mengantarnya pergi dan pulang kantor. Tiap hari bersama, membuat nyokap gw sangat sayang sama BMW-nya.

Dengan BMW itu pula, gw sering jalan-jalan berdua sama nyokap. Makanya gw jadi ikutan sayang sama BMW nyokap, meski gw harus rela kepanasan maupun kehujanan. Tapi gw & nyokap punya banyak kenangan indah bersama BMW-nya, hingga terjalin "kontak batin". Gw sampe bisa mengetahui kedatangan nyokap ke rumah, hanya dari suara BMW-nya, meski mereka belum tampak di halaman.

Dengan BMW ini pula gw belajar mengendarai kendaraan bermotor untuk pertama kalinya. Kalau gak salah, waktu itu gw kelas 2 SMP. Jadi BMW nyokap gw udah mulai masuk usia uzur.

Meski sering mogok (terutama saat melalui tanjakan), sulit di-starer hingga nyokap harus minta tolong temen kantornya untuk bikin mesin BMW-nya hidup (kalau di rumah sih minta tolong bokap), dan penampilannya semakin kusam termakan usia, nyokap tetap gak mau mengganti BMW-nya dengan yang baru.

Tapi semua ada masanya juga. Akhirnya, setelah gw kuliah tingkat akhir, nyokap menyerah juga. Kakinya gak sanggup lagi untuk men-starer BMW-nya, yang butuh tenaga super extra. Ia menjual BMW kesayangannya, dan membeli kendaraan sejenis. Cuma karena dananya terbatas, nyokap hanya bisa membeli kendaraan buatan Cina.

Haaaah lama tak jumpa…ada rasa kangen sama si BMW. Gimana kabarnya? Masihkah ia mampu melewati jalanan di kota kecil, Majalengka? Atau udah pensiun? Masihkah ia berwarna merah, sehingga ia kami beri nama BMW: Bebek Merah Warnanya?

heheheheh….kalian pikir BMW nyokap gw, mobil BMW? :P