Kadang
Ia datang dan pergi sesukanya.
Tak pernah mengetuk atau pun pamit.
Kadang, hadirnya melarutkanku dalam
gempita.
Kadang
pula, membuatku sesak bernafas.
Ia datang dan pergi sesukanya.
Tak pernah mengetuk atau pun pamit.
Kadang, hadirnya melarutkanku dalam
gempita.
Kadang
pula, membuatku sesak bernafas.