Tersenyumlah Perempuan

Jangan menangis perempuan,

Dia tak layak kau tangisi.

Jangan menangis perempuan,

Karena dia sanggup tertawa dengan menoreh luka teramat dalam.

Jangan menangis perempuan,

Karena dia tak pantas menerima ketulusan kasihmu.

Telah kau temani dia berpuluh tahun dalam lapang dan sempit.

Telah kau pilih dia saat masih tertatih.

Kini, setelah dia bisa berlari kencang, dia lupa akan setiamu.

Jadi, patutkah engkau masih bertahan dalam sakit?

Tersenyumlah perempuan,

Karena esok matahari tetap menantimu terbit di timur.

Tersenyumlah perempuan,

Karena engkau tak akan pernah sendiri.

Tersenyumlah perempuan,

Karena Ia menyiapkan bingkisan indah untukmu. Selalu.

2 Responses to “Tersenyumlah Perempuan”

  1. upit Says:

    ini tentang siapa??
    perempuan yang dikhianati suaminya ya?
    Aku mulai melihat pola. Pria-pria biasanya mulai meningggalkan istri mereka pada usia 10 tahun pernikahan, atau dua puluh tahun. itu masa dimana laki-laki butuh perempuan baru.
    jadi begitulah para laki-laki emang perlu perempuan baru.
    sekarang tinggal para perempuan aja, siap-siaplah ditinggal. jadi jangan pernah tidak punya tabungan pribadi. itu haram..hehehehehe
    (analisa ngaco upit)

  2. asTY Says:

    Yup. Untuk kesekian kalinya gw melihat / bertemu perempuan yang terluka oleh oknum laki-laki. Untungnya, masih banyak laki-laki baik dan bertanggung jawab di dunia ini. Semoga salah duanya, buat kita ya Pit! ;) heheh…amiiiiiin.

Leave a Reply