Sarkijulku ke Bali

Jumat, pukul setengah 10 malam, HP gw berdering. Di layar terlihat: "Wa Entin calling". Gw angkat, "Assalamualaikum, Wa". Salam gw ternyata dijawab oleh teriakan bocah kecil yang sangat familiar di telinga gw. Tak jelas, bocah ini bicara apa karena dia bicara sambil teriak-teriak dan tertawa…..dan gw ikut-ikutan histeris kegirangan. "Juliaaaaaaaaaaa!!!!"

Perjalanan Jepang-Bali rupanya tak membuat bocah kecilku merasa capek. Padahal kedua orang tuanya sudah terlelap sedari tadi. Tinggal sang nenek yang harus meladeni kelincahan cucu semata wayangnya.

Ingin rasanya gw segera terbang ke Bali. Menemuinya, memeluknya, menciumnya….gw kangeeeeeeeeen banget! Hampir saja gw lebih mengikuti emosi, memesan tiket pesawat. Tapi, kadang kita harus kompromi dengan realita.

Minggu kemarin, kakak sepupu gw memberi kabar jika tanggal 16 Maret ini mereka akan liburan ke Bali. Tapi hanya sampai tanggal 20 Maret.  Sayang, mereka tak berencana ke Majalengka atau pun mampir di Jakarta…..hik…hik…

Semoga, lebaran nanti mereka bisa pulang kampung dan gw bisa ambil cuti. Semoga lebaran nanti, gw mendapat kesempatan melepas kangen pada Sarkijulku. Amin…amin…amin…

Leave a Reply