Esmosi deh!!!!
Selama hampir sepekan mengedit beberapa naskah kasus kematian praja IPDN, Cliff Muntu, bikin gw esmosi deh!!!
Gw gak habis pikir, bagaimana manusia bisa merasa senang menyakiti orang lain dan merasa puas melihat orang lain kesakitan. Gw bertanya-tanya, apa yang ada di hati mereka saat melakukan penganiayaan itu?
Sakit jiwa!! Iya, hanya orang sakit jiwa dan gak punya hati yang sanggup melakukannya. Mereka bilang, pukulan itu sebagai hukuman atas kesalahan yang dilakukan si korban. Si-korban bermasalah, itu dalih para pelaku. Menurut gw, yang bermasalah itu adalah para pelaku!!!!! Bermasalah dengan kestabilan mental dan emosi mereka, ya gak?
Seperti inikah para calon pemimpin di Indonesia?!!!! (smoga hanya oknum)
Saat SMA dulu, gw ikut paskibra. Setiap diklat dan berbagai kegiatan lain, dilatih oleh militer. Setiap kesalahan, selalu ada hukuman. Dan gw akuin, tak sedikit dari hukuman itu yang berupa fisik, baik pukulan maupun tendangan. Tapi bukan pukulan dan tendangan dengan sekuat tenaga. Setidaknya, gak bikin kami kesakitan apalagi memar-memar.
Duuuh Gusti…..ada apa dengan mereka? Jika manusia saja sanggup mereka sakiti, bagaimana terhadap mahluk-Mu yang lain?
(yanglagiemosilihatmanusiagakpunyahati)