Sedih deh :(

Minggu pagi, gw baru saja selesai bertugas on air Reportase Pagi. Dari control room, gw beranjak ke ruang redaksi. Saat melewati deretan pesawat televisi, sayup-sayup terdengar narasi dari sebuah program infotainment, bercerita tentang Tamara Bleszynski yang mendatangi rumah mantan suaminya untuk bertemu Rasya, sang buah hati. Namun dia harus berlapang dada, berdiri di depan pagar dan tak bisa menemui Rasya.

Selama ini gw termasuk orang yang gak up to date tentang "kabar" selebritis. Tapi, ada 2 kasus selebritis yang belakangan ini "mengundang" perhatian gw. Tamara Bleszynski dan Ahmad Dani-Maia Ahmad. Gw merasa getir, sedih, dan prihatin.

Gw pernah bertanya pada mamah, kenapa dua orang yang semula saling menyayangi bisa jadi saling membenci?  Nyokap bilang, karena cinta dan benci sangat tipis batasnya. Well...soal ini akhirnya bisa gw pahami karena gw pun pernah ngalamin sendiri. First love gw adalah orang yang sebelumnya gw benci….ini namanya kualat ya? hehehheh….

Tapi, gw masih tak bisa memahami, bagaimana dua manusia yang kemudian saling membenci itu, lebih mempedulikan dirinya ketimbang hati-hati lugu yang terluka. Jika suami istri harus berpisah, tak bisakah menghindari konflik terbuka? Agar hati-hati lugu itu tak bingung….tak terluka.

Setiap pasangan suami istri yang berpisah akan punya peluang untuk membangun hidupnya kembali dan meraih kebahagian dengan orang lain. Dengan pasangan yang baru. Tapi bagaimana dengan anak-anak mereka?  Melihat orang tua saling membenci dan menyakiti…pasti akan menjadi luka terdalam bagi anak, dan mungkin menoreh trauma.

Leave a Reply