kApan KAwin?!

KAPAN KAWIN? pertanyaan paling klasik yang diajukan pada para lajang yang masih juga gak jelas kapan berubah "statusnya". Sampe-sampe….pertanyaan ini jadi story utama sebuah iklan rokok. Dan dalam realitanya, bukan hanya Agus Ringgo yang selalu ditodong pertanyaan tersebut oleh keluarga maupun teman.
Seingat gw, sejak my early 20s, apalagi setelah lulus kuliah, pertanyaan ini akrab banget di telinga gw. Di acara keluarga besar, acara resepsi kawinan teman, reuni, de es be….apa pun acaranya, pertanyaannya tetap sama (jadi bukan minum teh Botol Sosro doang yang konsisten :D).
Pertanyaan ini biasanya berlanjut dengan petuah-petuah dan nasihat, juga pertanyaan:

"Jangan terlalu pilih-pilih, nanti malah gak dapat-dapat loh!"
        "Kamu jangan keasikan kerja, jadi gak mikirin kawin!"
                "Kamu cari yang seperti apa sih?"
                        "Ty, gak ada yang sempurna loh di dunia ini!"
                                "Kamu pasang kriteria terlalu tinggi ya? Makanya susah nyarinya!"

Yup…mayoritas lingkungan akhirnya menyimpulkan jika gw yang terlalu pilih-pilih alias terlalu tinggi pasang kriteria. Gak salah sih jika mereka menyimpulkan demikian, toh mereka gak tahu persis apa yang gw cari. Dan gw juga merasa tak perlu untuk menjelaskan pada khalayak, sosok seperti apa yang gw cari. Yang penting, orang tua dan sahabat terdekat tahu, kemana tujuan gw.

Gempuran pertanyaan juga teguran dari berbagai penjuru sempat membuat gw panik. Kalau gak salah ingat, sejak umur gw melewati 24 tahun. Karena dalam plan gw, gw merit pada umur segitu. 
24…25…26..27….waaaaaaaaaaaa gw semakin panik!!!!
Gw tak jua ketemu yang "klik". Duuuh sempet bikin desperado dan hampir saja membuat keputusan yang mungkin akan menjadi penyesalan seumur hidup. Pertanyaan "siapa ya? hampir berubah jadi pernyataan "siapa aja deh!"
Karena panik dan resah, gw hampir memutuskan "YA", hanya karena gw ingin segera ganti status. Gw hampir tidak memperdulikan hal-hal prinsipil dari yang bersangkutan, yang tidak sesuai dengan hati. Gw hampir melangkah tanpa niat yang lurus….menikah karena-Nya.
Tapi untunglah ada istikharah yang membantu menyadarkan diri jika itu bukanlah pilihan terbaik. Bukan karena dia terlalu buruk or terlalu baik buat gw atau gw terlalu buruk or terlalu baik buat dia…tapi ini soal "ketepatan", ya gak?

"Anehnya" sejak pertengahan umur 27 tahun, gw malah bisa "cooling down". Apalagi setelah resmi 28 tahun. Gw malah lebih santai dan gak stress mikirin status yang masih aja single.  Orang bilang, gw jadi lebih pasrah. Ada benernya juga sih. Tapi yang lebih tepatnya, justru karena mind set yang berubah.
Gw lebih "santai" karena gw makin yakin jika segala sesuatu ada waktunya alias segala sesuatu itu indah pada waktunya. Sekuat apapun lo berusaha mendekat, tapi kalau gak jodoh…ya gak bakalan "nyambung". Dan sebaliknya, sekuat apapun lo menjauh, kalau jodoh, ya pasti ketemu.
Yang penting mah kita udah ikhtiar ya ga? Kalau belum dikasih juga, ya karena Allah masih memberi tugas lain, yang mungkin tak bisa atau sulit dilakukan jika kita sudah menikah. Jika jodoh, sesulit apapun halangan yang dihadapi, pasti Allah akan memudahkan jalan. Dan begitu sebaliknya jika tak berjodoh….ini belajar dari pengalaman sih, baik pengalaman pribadi maupun orang-orang di sekitar gw.

But ….buat keluarga dan teman-teman….MAKASIH karena kalian selalu mengingatkan gw untuk segera menyempurnakan separuh ibadah….karena kalian mengingatkan gw untuk tak pasang kriteria ketinggian…..but believe me…kriteria gw sesungguhnya sederhana…sesederhana harapan dan doa yang gw panjatkan padaNYA :)
it’s only the matter of the right time….and the right one ;)

3 Responses to “kApan KAwin?!”

  1. Fridz Says:

    ini ngasih komen biar ketahuan gw dah baca blog lu yang ini Ty :D Tapi u no mi lah, orang aneh bandel bin payah plus kowart yah apalah tanggepan elu ttg gw hiks.. Ogut jg heran knp masalah kowart kok bisa kebawa gak hanya untuk naek tornado or arena2 dufan yang ’scarry’ buat gw. Tapi moga2 aja Allah mo maklum ma gw, anak bandel gak jelas ini hiks hiks :P

  2. Mila Says:

    Ga Asty, ga Iin, ga gue, kayaknya kita bertiga sering mempunyai pengalaman yang sama. Ty, In, Allah tau kapan waktu yang terbaik untuk kita, jadi tetap berdoa dan berusaha tentunya…. Ciayo girls….

  3. AsTY Says:

    kayaknya gw gak pernah nilai lo sebagai orang aneh bandel bin payah plus kowart deh…lo sendiri tuh yang nilai begitu heheheh…
    tp gw gak bakal bosen ngingetin lo: IKHTIAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAR….ayo maju Iyung!!!! :) (Allah gak akan mengubah nasib hambaNYA yang gak berusaha…ya gak??)
    Contoh tuh One Mila!!!!
    Doa dan berusaha, setuju banget One! ;)

Leave a Reply