Salju Pertamaku
Saturday, November 22nd, 2008Den Haag, 22 Oktober 2008
Saat aku keluar rumah siang tadi, cuaca sedang tak bersahabat. Padahal hanya beberapa menit sebelumnya, langit begitu mempesona dengan warna birunya. Tapi seperti itulah cuaca di Den Haag, bisa berubah drastis secara tiba-tiba. Angin pun berhembus kencang, membuat dingin kian menusuk.
Baru beberapa meter aku melangkah menuju halte tram, hujan pun turun. Semula, kukira hujan seperti biasa. Tapi kemudian aku sadari….jika yang berjatuhan adalah butiran-butiran kecil berwarna putih. Salju!!!
Aku terpekik riang dalam hati. Inilah hujan salju pertamaku! Pengalaman yang aku impikan sejak kecil dan kukira tak akan pernah bisa aku rasakan….karena tak pernah terbesit sebelumnya jika aku akan mendapat kesempatan keluar negeri.
Dan kalaupun aku akhirnya mendapat kesempatan study di Belanda, aku sempat hopeless merasakan hujan salju. Karena saat aku baru tiba di sini, aku diberi tahu jika Salju sudah langka di Belanda, khususnya Den Haag. Global warming rupanya membuat iklim di Belanda banyak berubah.
Tapi siang ini…aku mendapatkan kesempatan langka itu. Tak peduli jika mungkin tingkahku seperti seorang bocah yang kegirangan bertemu salju. Di saat orang-orang berlarian untuk berteduh menghindari salju, aku justru berhenti untuk menikmati salju-salju menyapaku. Subhanallah….indah sekali! :)